Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) SMPK Santa Maria II

PEnjamin mutu

Jumat, 24 Februari 2017, sekitar pukul 12.15 WIB di ruang agama, pengawas SMPK Santa Maria II Malang Ibu Esti, memberikan sosialisasi sekaligus pelatihan singkat bagaimana SMP Panderman harus melaksanakan SPMI. Sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen dalam satuan pendidikan disebut sebagai SPMI. SPMI mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai SNP.

Sistem penjaminan mutu ini dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh satuan pendidikan dan juga ditetapkan oleh satuan pendidikan untuk dituangkan dalam pedoman pengelolaan satuan pendidikan serta disosialisasikan kepada pemangku kepentingan satuan pendidikan. Agar pelaksanaan SPMI dapat dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan dengan optimal, perlu dikembangkan satuan pendidikan yang akan menjadi model penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, yang selanjutnya disebut sekolah model, sebagai gambaran langsung kepada satuan pendidikan lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan sehingga terjadi pola pengimbasan pelaksanaan penjaminan mutu hingga ke seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Menurut Ibu Esti, pelaksana SPMI ini setiap satuan pendidikan melibatkan 6 unsur peserta, yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, komite sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Beliau berharap dengan sosialisasi dan latihan singkat ini akan mendapatkan pemahaman bagaimana Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dapat menerapkan penjaminan mutu internal sekolah, bagaimana menerapkan siklus penjaminan mutu internal mulai dari memetakan mutu, perencanaan peningkatan mutu, implementasi peningkatan mutu, monitoring dan evaluasi hingga penetapan standar baru serta strategi baru, bagaimana menjalankan pengelolaan sekolah yang ideal serta bagaimana cara meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah, bagaimana mengimplementasikan pembelajaran sekolah yang ideal serta bagaimana cara meningkatkan kualitas pembelajaran, pemahaman tentang tim penjaminan mutu sekolah sebagai penanggungjawab aktivitas penjaminan mutu di sekolah, dan bagaimana melakukan pengimbasan praktek penjaminan mutu internal kepada sekolah lain.

Siang itu juga kepala sekolah, Sr. Dorothea, SPM juga membagi bapak/ibu guru dalam 8 standar pendidikan.  “Setelah sekolah kita mendapatkan sosialisasi dan pelatihan singkat  secepatnya kita akan memenuhi apa yang ada dalan SPMI untuk segera melaksanakan  ini dengan penuh tanggung jawab. SPMI mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai SNP” demikian ungkap kepala sekolah yang pernah berkarya di Tangerang itu. Setiap tim langsung mencoba mengimplementasikan isian format SPMI sesuai dengan tanggung jawab yang dimiliki oleh setiap tim. Pada akhir acara Ibu Esti berharap sekolah akan segera membentuk tim dengan menerbitkan SK setiap tim kerja sekaligus langkah-angkah selanjutkanya dalam bentuk program untuk melaksanakan SPMI di sekolah ini. Sosialisasi dan pelatihan singkat diakhir  pukul 15.00 WIB. (T.Th)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *